Broken Strings: Aurelie Moeremans
Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans belakangan ini ramai dibincangkan di media sosial. Kesaksian hidup yang tertuang di dalamnya mengundang respons luas: dari empati, perenungan, hingga perdebatan. Bahkan, gema buku ini turut disebut-sebut dalam ruang publik yang lebih formal, termasuk dalam perbincangan di DPR RI, oleh mereka yang memberi perhatian pada Kaum Perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa Broken Strings bukan sekadar kisah personal seorang figur publik, melainkan refleksi yang menyentuh isu-isu mendalam tentang luka batin, pencarian makna hidup, dan pergumulan iman yang relevan bagi banyak orang, khususnya kaum muda. Di tengah budaya yang mengagungkan kesuksesan, citra diri, dan kehidupan yang tampak “baik-baik saja”, Broken Strings hadir sebagai suara yang jujur dan rapuh. Aurelie membuka sisi hidup yang sering disembunyikan: kehancuran relasi, kehilangan pegangan, dan proses panjang untuk kembali menemukan Tuhan. Dari kisah inilah kaum muda dapat belajar bahwa iman tid...